Tanam Padi di Merauke, Mentan Amran Tegaskan Program Cetak Sawah 100 Ribu Hektare untuk Kesejahteraan Putra Asli Papua

banner 468x60

MERAUKE, JEJAKPOS.ORG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meninjau langsung proses penanaman padi bersama para petani di Desa Waninggap Kai, Kecamatan Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, pada Sabtu (4/7/2026). Dalam kunjungan kerja tersebut, Mentan menegaskan bahwa seluruh program cetak sawah dan optimalisasi lahan (oplah) yang tengah berjalan di Papua Selatan didedikasikan sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat lokal, khususnya putra-putri asli Papua.

Mentan Amran menepis kekhawatiran terkait pengalihan lahan adat. Ia menekankan bahwa proyek strategis ini tidak akan mengambil hak-hak masyarakat, melainkan dibangun sebagai motor penggerak ekonomi demi meningkatkan taraf hidup masyarakat adat dan petani Papua.

“Program ini sama sekali tidak mengambil hak masyarakat. Justru kita bangun semua ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat dan para petani di Papua,” tegas Amran di sela-sela aktivitas menanam padi.

Papua Selatan Jadi Episentrum Pangan Nasional

Pemerintah kini menempatkan Papua sebagai salah satu kawasan prioritas utama dalam pengembangan pangan nasional demi menjaga kedaulatan pangan berkelanjutan. Berdasarkan data Kementerian Pertanian hingga tahun 2026, pemerintah telah berhasil mengembangkan total 83.030 hektare cetak sawah baru dan 54.399 hektare optimalisasi lahan yang tersebar di seluruh wilayah Tanah Papua.

Dari total luasan tersebut, Provinsi Papua Selatan resmi menjadi pusat pengembangan terbesar dengan total kawasan produksi pangan mendekati 100 ribu hektare.

Berikut adalah rincian sebaran pengembangan lahan pangan di seluruh wilayah Papua hingga tahun 2026:

Antusiasme Tinggi Masyarakat Lokal

Besarnya dukungan dan dampak positif yang mulai dirasakan oleh warga setempat memicu tingginya antusiasme di berbagai daerah. Kementerian Pertanian mencatat adanya lonjakan permintaan dari masyarakat di berbagai wilayah Papua yang menginginkan pembukaan sawah-sawah baru di lingkungan mereka.

Melalui sinergi antara teknologi pertanian modern dan keterlibatan aktif masyarakat adat, pemerintah optimistis kawasan ujung timur Indonesia ini mampu bertransformasi menjadi salah satu lumbung pangan utama nasional dalam waktu dekat.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *