FUI-PA Kota Tasikmalaya Bangun Sinergitas dengan Aparat guna Jaga Kondusivitas Terkait Isu Ahmadiyah

banner 468x60

TASIKMALAYA, JEJAKPOS.ORG – Dalam upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serangkaian kegiatan penggalangan kelompok telah sukses dilaksanakan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 20 hingga 26 Mei 2026. Fokus utama kegiatan ini adalah membangun komunikasi dua arah yang konstruktif dengan Forum Umat Islam Peduli Aqidah (FUI-PA) terkait dinamika penolakan aktivitas Jamaat Ahmadiyah di wilayah tersebut.

Kegiatan operasi penggalangan ini bertujuan menciptakan situasi yang aman dan damai bagi seluruh warga. Pimpinan FUI-PA Kota Tasikmalaya, Ustadz Muhammad Yanyan Albayani—yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Front Persaudaraan Islam (FPI) Kota Tasikmalaya—bersama para anggota dan simpatisannya, merespons positif langkah koordinasi ini. Pertemuan tersebut membuahkan kesepahaman mengenai pentingnya pertukaran informasi dan kolaborasi aktif dengan personel di lapangan.

Salah satu target utama dalam kegiatan ini adalah mendorong perubahan karakter dan sikap anggota kelompok ke arah pemahaman Islam yang lebih moderat dan toleran dalam bingkai Ideologi Pancasila. Ustadz Yanyan Albayani diharapkan terus memengaruhi anggotanya agar mengedepankan pendekatan persuasif dan menghindari tindakan anarkis, sejalan dengan ajaran Islam yang cinta damai.

Di sisi lain, FUI-PA tetap menyampaikan aspirasi dan tuntutan resmi mereka terkait keberadaan Ahmadiyah, di antaranya:

  1. Desakan pembubaran organisasi Ahmadiyah secara resmi di Indonesia.
  2. Penegakan SKB 3 Menteri 2008, Fatwa MUI, serta Pergub Jabar No. 12 Tahun 2011.
  3. Tindakan hukum terhadap mubalig yang dinilai masih menyebarkan ajaran tersebut.
  4. Penghentian total aktivitas penyebaran ajaran demi mencegah keresahan dan konflik horizontal.

Sebagai bentuk komitmen terhadap perdamaian, di berbagai titik strategis telah dipasang selebaran yang membawa pesan menyejukkan. Dengan tema “FUI-PA Kota Tasikmalaya Membantu Aparat Penegak Hukum untuk Jaga Kamtibmas Sesuai Amar Ma’ruf Nahi Munkar”, forum ini menegaskan posisinya melalui pesan: “Menegakkan Syariat Islam, Melawan Kesesatan Tanpa Kekerasan” serta “Sinergitas dengan Aparat Penegak Hukum untuk Menciptakan Damai, Aman, dan Nyaman di Kota Santri.”

Langkah persuasif ini diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan di Tasikmalaya sekaligus memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan melalui jalur yang tepat tanpa mencederai kerukunan sosial.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *