Ibu Hamil Tewas Tertembak di Sugapa, Komnas HAM Minta Aparat Uji Forensik TKP

banner 468x60

JAKARTA, JEJAKPOS.ORG — Insiden tragis yang menewaskan seorang ibu hamil berinisial MD di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Korban bersama janin yang dikandungnya meninggal dunia setelah terkena peluru nyasar di dalam rumahnya sendiri. Menanggapi peristiwa memilukan ini, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak adanya investigasi menyeluruh dan transparan.

Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, menegaskan bahwa penuntasan kasus ini tidak boleh ditunda demi tegaknya keadilan bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan. Ia meminta aparat penegak hukum untuk segera turun langsung ke lapangan.

“Aparat penegak hukum harus turun langsung ke Distrik Sugapa melakukan pemeriksaan forensik lokasi dan wawancara saksi,” ujar Anis dalam keterangan resminya.

Berdasarkan hasil pemantauan intensif yang dilakukan oleh Komnas HAM, insiden berdarah tersebut terjadi pada Kamis (2/7/2026) malam. Saat itu, situasi di Distrik Sugapa mencekam akibat adanya kontak tembak sengit antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata. MD yang berada di dalam rumah—tempat yang seharusnya paling aman—justru menjadi korban fatal dari konflik bersenjata tersebut.

Kasus ini kembali memperpanjang daftar kelam warga sipil, khususnya kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak, yang menjadi korban di tengah pusaran konflik Papua. Publik kini menanti langkah nyata dari pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas asal-usul peluru yang merenggut dua nyawa sekaligus tersebut secara akuntabel.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *