Industri Manufaktur Lesu, 4.000 Karyawan Produsen Sepatu Nike di Bandung Terancam PHK

banner 468x60

JAKARTA, JEJAKPOS.ORG — Sektor industri manufaktur kembali dihantui badai pengurangan tenaga kerja. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkapkan adanya potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang mengancam ribuan buruh di PT Feng Tay, pabrik produsen sepatu olahraga pemasok merek global Nike, yang beroperasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dalam keterangannya, Said menegaskan bahwa status saat ini masih berupa potensi ancaman, namun situasi di lapangan sudah mulai menunjukkan pergerakan pengurangan aktivitas kerja.

“Ada potensi ancaman PHK 4.000 karyawan. Baru potensi ya, ancaman PHK 4.000 karyawan,” ujar Said Iqbal dalam konferensi pers yang digelar secara daring pada Minggu (21/6/2026).

Imbas Selesainya Kontrak Order, 4.000 Pekerja Sudah Dirumahkan

Berdasarkan data dan informasi sementara yang dihimpun, PT Feng Tay tercatat mempekerjakan sekitar 14.000 karyawan. Dari total jumlah tersebut, sebanyak 4.000 karyawan dilaporkan sudah mulai dirumahkan oleh pihak manajemen perusahaan.

Said menjelaskan, laporan dari serikat pekerja setempat menyebutkan bahwa saat ini proses produksi untuk pesanan sepatu Nike di pabrik tersebut telah rampung. Pihak perusahaan kini sedang berada dalam posisi menunggu kepastian order atau pesanan produksi berikutnya dari pihak prinsipal.

“Ini belum ada kepastian, sehingga 4.000 karyawan yang orderannya sudah selesai memproduksi sepatu Nike ini dirumahkan,” tambahnya.

Langkah Strategis: Lapor ke Presiden dan Usul Relaksasi Pajak

Mengingat skala dampak yang cukup besar terhadap stabilitas ketenagakerjaan daerah, Said Iqbal menegaskan tidak akan tinggal diam. Ia berencana membawa persoalan krusial ini langsung ke meja kepala negara guna mencari jalan keluar bersama.

Langkah-langkah taktis yang akan diambil oleh Penasihat Khusus Presiden meliputi:

  • Pelaporan Resmi: Said bakal melaporkan ancaman PHK massal PT Feng Tay ini secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

  • Tembusan Pejabat Terkait: Laporan tersebut juga akan ditembuskan kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad untuk pengawasan regulasi.

  • Usulan Insentif Ekonomi: Demi menyelamatkan nasib para buruh, Said akan mengusulkan kepada pemerintah agar PT Feng Tay diberikan relaksasi pajak.

Upaya pemberian insentif pajak ini diharapkan dapat meringankan beban biaya produksi operasional perusahaan secara signifikan, sehingga manajemen memiliki ruang fiskal untuk menghindari opsi PHK dan dapat memanggil kembali karyawan yang saat ini tengah dirumahkan.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *