JAKARTA, JEJAKPOS.ORG — Lonjakan angka pengangguran terdidik menuntut aksi nyata dari para pemimpin muda. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2026, jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi (Diploma hingga S3) melonjak hingga menyentuh angka 1.033.182 orang, naik 14,31% dibanding periode Agustus 2025.
Merespons tantangan nasional tersebut, Zainuddin Abror—kader yang tengah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor 2026 di Sidoarjo—menginisiasi proyek sosial strategis berupa Program Magang Komprehensif bagi fresh graduate melalui jaringan Holding Company Badan Usaha Milik Ansor (BUMA).
Program yang sukses digelar sepanjang Agustus hingga September 2026 ini bertempat di Kantor BUMA, Jalan Percetakan Negara No.158, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Inisiatif ini dirancang sebagai jembatan taktis untuk membekali lulusan baru perguruan tinggi dengan kompetensi nyata agar siap terserap di industri modern.
“PKN GP Ansor mendidik kami untuk hadir membawa solusi konkret di masyarakat. Lewat sinergi bersama BUMA, program magang ini dibentuk untuk melakukan investasi SDM secara terstruktur. Kami menempa hard skill sekaligus soft skill para peserta agar memiliki etos kerja profesional dan memahami budaya korporasi,” ujar Zainuddin Abror selaku inisiator program.
Pembentukan Talenta Unggul dan Berkarakter
Selama dua bulan penuh, para peserta dilibatkan langsung dalam berbagai tahapan teknis korporasi secara profesional, mulai dari administrasi perkantoran, notulensi rapat strategis, hingga pengelolaan dokumentasi perusahaan.
Menariknya, program ini tetap menyisipkan penguatan karakter khas Nahdliyin. Rutinitas spiritual seperti salat berjamaah, istigasah, hingga tahlil rutin setiap hari Jumat berjalan beriringan dengan penggemblengan profesionalisme kerja.
Dampak positif program ini dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satunya adalah Kurnia Ibadillah, alumni baru perguruan tinggi yang mengikuti magang di BUMA. Menurutnya, program ini memberikan akselerasi kemampuan yang sangat dibutuhkan sebelum terjun penuh ke dunia kerja.
“Program magang gagasan Mas Zainuddin Abror ini menjadi peluang emas di tengah ketatnya persaingan kerja. Kami tidak hanya diajarkan urusan teknis kantor, tapi benar-benar diajak menyelami ekosistem korporasi profesional BUMA. Keseimbangan antara peningkatan hard skill dan pembiasaan spiritual membuat kami jauh lebih siap dan percaya diri,” ungkap Kurnia penuh antusias.
Kontribusi Nyata untuk Indonesia Emas 2045
Proyek sosial ini bertujuan utama membangun talent pool berkualitas tinggi yang siap diserap oleh BUMA Group maupun para mitra strategisnya. Langkah konkret Zainuddin Abror ini mendapat apresiasi tinggi karena selaras dengan komitmen besar PP GP Ansor dalam membangun pilar kemandirian ekonomi pemuda serta mewujudkan visi kedaulatan SDM menuju Indonesia Emas 2045.










