JAKARTA, JEJAKPOS.ORG — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyatakan komitmennya untuk terus menjaga kualitas layanan pemenuhan gizi masyarakat setelah menerima apresiasi langsung dari Presiden RI, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto. Apresiasi tersebut diberikan atas suksesnya pelaksanaan uji coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di SMPN 111 Jakarta dan Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) Polri Palmerah, Jakarta Barat.
Kunjungan mendadak dari Kepala Negara untuk meninjau langsung alur distribusi makanan hingga sistem manajemen rantai pasok pangan (supply chain) ini dinilai sebagai bentuk dukungan moril yang besar bagi institusi kepolisian dalam menyukseskan program prioritas nasional tersebut.
Salurkan Lebih dari 2.500 Porsi Setiap Hari
Saat ini, SPPG Polri Palmerah telah bergerak aktif dengan menyalurkan sedikitnya 2.529 porsi makanan bergizi setiap harinya. Sasaran utama dari program pendistribusian ini meliputi para pelajar, anak usia dini, serta elemen masyarakat rentan lainnya.
Guna memastikan ketepatan sasaran, Polri memetakan titik-titik penyaluran melalui jaringan sekolah dan sejumlah posyandu yang tersebar di wilayah Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.
“Kehadiran Bapak Presiden menjadi energi baru bagi kami untuk terus mengawal dan memastikan bahwa setiap porsi makanan yang diterima anak-anak kita memiliki kualitas gizi yang optimal,” ungkap pihak kepolisian dalam keterangannya.
Integrasi Gudang Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas
Kunci kelancaran program MBG di kawasan ini terletak pada sistem pengelolaan SPPG yang telah terintegrasi secara penuh dengan Gudang Ketahanan Pangan Polri. Melalui ekosistem logistik yang mandiri dan terukur, Polri dapat memantau kesegaran bahan baku hingga higienitas proses memasak sebelum makanan sampai ke tangan masyarakat.
Melalui penguatan program pemenuhan gizi yang konsisten ini, institusi kepolisian berkomitmen penuh untuk mengambil peran aktif dalam mendukung misi pemerintah. Langkah nyata ini diharapkan mampu menekan angka stunting sekaligus melahirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul demi menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.










