Miris! Paskibra Parung Panjang Berlatih dengan Alat Seadanya akibat Minimnya Dukungan Pemerintah

PARUNG PANJANG, JEJAKPOS.ORG — Semangat pemuda-pemudi anggota Pasukan Pengibaran Bendera (Paskibra) di Kecamatan Parung Panjang untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia harus dibayang-bayangi keterbatasan fasilitas dan minimnya perhatian dari pemerintah setempat.

Meski bertugas membawa nama daerah dalam momen bersejarah nasional, para anggota Paskibra ini terpaksa membeli seragam latihan menggunakan uang pribadi. Tak hanya itu, dalam teriknya panas saat latihan, mereka bahkan masih menggunakan topi sekolah masing-masing sebagai pelindung seadanya.

Kondisi keprihatinan ini dikabarkan telah berlangsung dari tahun ke tahun tanpa adanya tanggapan maupun dukungan nyata dari pihak pemerintah setempat.

Untuk membiayai operasional dan kebutuhan latihan, anggaran yang dialokasikan oleh Pemerintah Kecamatan Parung Panjang dinilai sangat minim. Alhasil, pengurus organisasi beserta para anggota Paskibra harus melakukan patungan mandiri guna menutup berbagai kekurangan dana demi memastikan jalannya persiapan peringatan Hari Kemerdekaan.

Minimnya perhatian ini memicu keprihatinan mendalam terkait komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda, khususnya mereka yang tengah berjuang memupuk rasa nasionalisme demi menuju Indonesia Emas.

Related posts