BANDUNG, JEJAKPOS.ORG — Pasca-penangkapan Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat terhadap kekasihnya, Yuvita Tri Rezeki, satu per satu fakta mengejutkan mengenai kehidupan pribadinya mulai mencuat ke permukaan. Sisi gelap pelaku tidak hanya dirasakan oleh korban, melainkan juga diakui langsung oleh keluarga kandungnya sendiri.
Dalam sebuah perbincangan mendalam bersama tokoh masyarakat Dedi Mulyadi, ayah kandung Taufik Hidayat membeberkan keretakan hubungan di dalam internal keluarga mereka. Sang ayah mengaku sangat terkejut dan tidak menyangka putranya tega melakukan tindakan sekeji itu kepada seorang perempuan.
Pihak Keluarga Tak Tahu Hubungan Asmara dan Pekerjaan Pelaku
Selama ini, pihak keluarga ternyata hidup dalam ketidaktahuan total mengenai dinamika hidup Taufik Hidayat. Sang ayah memaparkan bahwa putranya tersebut memiliki kepribadian yang sangat tertutup dan jarang sekali berbagi cerita tentang kesehariannya.
Pihak keluarga bahkan sama sekali tidak mengetahui perihal jalinan asmara antara Taufik dengan Yuvita, ataupun mengenai profesi dan pekerjaan yang ditekuni oleh pelaku.
“Kami di rumah sama sekali tidak pernah diberi tahu soal pacarnya (Yuvita), apalagi soal pekerjaannya. Dia itu anak yang sangat tertutup dengan orang tua,” ungkap ayah kandung Taufik dalam tayangan perbincangan tersebut.
Keterasingan Taufik dari keluarganya semakin dipertegas dengan fakta bahwa pelaku sudah tidak pernah menginjakkan kaki atau pulang ke rumah orang tuanya selama kurang lebih enam bulan terakhir, sebelum akhirnya pelariannya dihentikan oleh aparat kepolisian.
Aksi Kekerasan Domestik: Pernah Menghantam Kepala Ayah Sendiri
Fakta paling mencengangkan dan memprihatinkan yang terungkap dalam wawancara tersebut adalah bahwa Yuvita ternyata bukan korban kekerasan pertama dari temperamen buruk Taufik. Dengan nada getir, sang ayah menceritakan bahwa dirinya pun pernah menjadi korban amukan fisik dari anak kandungnya sendiri.
Ayah pelaku membeberkan salah satu trauma masa lalu di mana Taufik Hidayat secara tega pernah melayangkan pukulan keras tepat ke arah kepalanya.
Catatan kelam rekam jejak Taufik di lingkungan keluarga:
-
Perilaku Impulsif: Kerap menunjukkan emosi yang tidak stabil dan meledak-ledak di rumah.
-
Kekerasan Terhadap Orang Tua: Berani melakukan kontak fisik/pemukulan kepada ayah kandung sendiri.
-
Isolasi Sosial: Memutuskan komunikasi dengan keluarga besar selama setengah tahun demi menyembunyikan aktivitas luarnya.
Pengakuan jujur dari sang ayah ini seolah memperkuat dugaan para penyidik dan desakan anggota dewan sebelumnya bahwa Taufik Hidayat memiliki pola perilaku kekerasan yang berulang (repetitive abusive behavior). Fakta baru mengenai tabiat buruk terhadap orang tuanya ini kini menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat menjadi pertimbangan tambahan bagi aparat penegak hukum untuk memberikan sanksi hukum seberat-beratnya.
